• Definisi Penyu

    Penyu adalah kura kura laut yang ditemukan di semua samudra di dunia. Menurut data para ilmuwan, penyu sudah ada sejak akhir zaman purba (145 - 208 juta tahun yang lalu) atau seusia dengan dinosaurus

  • Definisi Penangkaran

    Kata “penangkaran” sendiri merupakan padanan kata untuk kata asing captive breeding yang secara singkat dapat diartikan sebagai upaya pengembangbiakan satwa di dalam atau di luar habitat aslinya

  • Tujuan Penangkaran

    Setiap organisme hakikatnya dapat dimanfaatkan manusia, termasuk penyu bila berasal dari hasil penangkaran

  • Perdagangan Penyu Liar

    Perdagangan penyu di Bali telah mendapat perhatian dunia internasional.

  • Jenis - Jenis Penyu

    PENYU LEKANG Nama Indonesia: Nama lain : penyu sisik semu, abu-abu Bahasa Inggris : Olive Ridley turtle Nama ilmiah : Lepidochelys olivacea .

Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

JENIS JENIS PENYU

PENYU LEKANG


Nama Indonesia : Penyu Lekang
Nama Lain : Penyu Sisik Semu, Abu-abu
Bahasa Inggris : Olive Ridley Turtle
Nama Ilmiah : Lepidochelys Olivacea
Ukuran
Panjang lengkung karapas / CCL ( Curved Carapace Lenght ) : 62 - 70 cm
Berat : Penyu dewasa 35-45 kg
Makanan : Kepiting, udang, ikan, dan ubur-ubur.
 


Penyu Sisik dari wikipedia bahasa Indonesia, insiklopedia bebas. Penyu sisik ( Eretmochelys Imbricata ) adalah jenis penyu terancam punah yang tergolong dalam familia Chelonidae. Penyu ini adalah satu satunya spesies dalam genusnya. Spesies ini memiliki persebaran diseluruh dunia, dengan 2 sub-spesies terdapat di Atlantik dan Pasifik. E. Embricata adalah sub-spesies di Atlantik, sedangkan E. Embricata Bissa adalah sub-spesies di wilayah Indo-Pasifik.


Sumber artikel:https://id.wikipedia.org/wiki/Penyu_sisik




Penyu Hijau

Penyu Hijau banyak terdapat di Kalimantan Timur, tepatnya berada di Kepulauan Derawan.
Siklus bertelur penyu ini cukup beragam, yaitu bervariasi dari 2 sampai 8 tahun sekali. 

Sementara penyu jantan menghabiskan hidupnya di laut. 

Penyu hijau adalah penyu yang paling banyak ditemui dibandingkan penyu-penyu lainnya.

Penyu hijau memakan tumbuhan untuk makanan pokoknya dan memakan beberapa hewan kecil.
 


Penyu Pipih

Spesies penyu yang endemik di landas kontinen Australia. Penyu pipih termasuk kedalam super familia Celonidae dan satu satunya spesies yang ditemukan dalam genus Natator.

Penyu pipih dewasa memiliki tempurung rendah berkubah, dengan tepi terbalik, yang panjangnya sekitar 90-95 cm.

Karapas berwarna zaitun abu-abu dan berwarna krem.

Bayi penyu pipih memiliki karapas abu-abu dengan sisik khas bergaris hitam.

Plastron dan tepi karapas berwarna putih.


Sumber artikel:https://id.wikipedia.org/wiki/Penyu_pipihhttps://id.wikipedia.org/wiki/Penyu_pipih
Sumber foto:https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/66/Natator_depressus.jpg/220px-Natator_depressus.jpg


PENYU BELIMBING

Penyu belimbing ( Dermochelys Coriacea ) adalah sejenis penyu raksasa dan satu satunya jenis dari suku Dermochelyidae yang masih hidup.

Penyu ini merupakan penyu terbesar di dunia dan merupakan reptil ke-4 terbesar di dunia setelah 3 jenis buaya. Penyu belimbing dikenal oleh beberapa masyarakat dengan sebutan penyu raksasa, kantong. Nama umumnya dalam bahasa Inggris adalah Leatherback Sea Turttle.

Sumber artikel: https://hayunosakurablog.wordpress.com/2014/01/03/penyu-belimbing-dermochelys-coriacea/danhttps://id.wikipedia.org/wiki/Penyu_belimbing  

TEMPAT PENANGKARAN PENYU


 1. Penangkaran Penyu Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu

Penangkaran penyu di pulau Pramuka sudah berdiri sejak 1984. Jenisnya jenisnya adalah Penyu Sisik yang sumber telurnya banyak ditemukan di gugusan terluar Kepulauan Seribu, seperti Peteloran Timur dan Peteloran Barat.

2. Penangkaran Penyu Pengumbahan, Ujung Genteng Sukabumi

Penangkaran penyu ini lokasinya ada di salah satu sudut pantainya, tetapi tidak dibuka untuk wisata umum, karena penyu agak sensitif dengan manusia dan cahaya. Penyu akan datang untuk bertelur pada malam hari, dan prosesnya memakan waktu hingga tiga jam. 

3. Penangkaran Penyu Gili Trawangan, NTB

Penangkaran penyu yang berada di Desa Gili Indah, Gili Trawangan Nusa Tenggara Barat ini sudah berdiri tahun 2009. Pelepasan penyu dilakukan dua kali per tahun.

4. Penangkaran Penyu Deluang Sari, Tanjung Benoa

Penangkaran Penyu Deluang Sari sangat baik untuk habitat penyu karena pantainya berpasir dan putih. Tempat ini menjadi salah satu wisata favorit yang kebetulan jalan-jalan ke Bali.

5. Penangkaran Penyu Batavia Bangka Beach di 
Bangka Belitung

Penangkaran Penyu Batavia Bangka Beach di Bangka Belitung berdiri pada tahun 2008, dilakukan oleh pengusaha lokal, Bapak Sean Sugito. Kapasitas per bulannya adalah 50 penyu yang bisa dilepaskan ke laut lepas.

6. Penangkaran Penyu di Pulau Serangan, Bali

Bisa dibilang tempat ini paling lengkap yang bernama asli 'Turtle Conservation and Education Centre (TCEC)'.  Berada sejak 2006 dan jenis penyu yang hidup di Indonesia ada 6 macam, penyu belimbing, lekang, hijau, penyu sisik, penyu tempayan dan penyu pipih.



Sumber artikel: http://www.ulinulin.com/posts/10-tempat-penangkaran-penyu-di-indonesia
Sumber foto: http://indolah.com/wp-content/uploads/2015/08/316.jpg
Sumber video: https://www.youtube.com/watch?v=y1O8_fd8h74

TUJUAN PENANGKARAN


Setiap organisme hakikatnya dapat dimanfaatkan manusia, termasuk penyu bila berasal dari hasil penangkaran.Jadi tujuan dari penangkaran yaitu:

Mendapatkan spesimen penyu dalam jumlah, mutu, kemurnian jenis dan keanekaragaman genetik yang terjamin, untuk kepentingan pemanfaatan sehingga mengurangi tekanan langsung terhadap populasi di alam.

Mendapatkan kepastian secara administratif maupun secara fisik bahwa pemanfaatan spesimen penyu yang dinyatakan berasal dari kegiatan penangkaran adalah benar-benar berasal dari kegiatan penangkaran.


PERLINDUNGAN PENYU


Saat ini sudah banyak penyu yang ada di perairan Indonesia telah dilindungi oleh pemerintah Republik Indonesia. Pemerintah Indonesia telah memulai melakukan perlindungan penyu pertama kali dengan dikeluarkannya PP No.327/kpts/Um/5/1978, kemudian oleh penyu Lekang dan Tempayan melalui Keputusan Menteri Pertanian No 716/kpts/-10/1980. 

Sebagai payung hukum  terhadap satwa satwa yang bersetatus dilindungi adalah dengan dikeluarkannya Undang Undang No. 5 tahun 1990 tentang konservasi SDA hayati dan ekosistemnya. Pada tahun 1992 pemerintah Indonesia melindungi jenis penyu pipih berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No. 882/kpts/-11/92, kemudian disusul 4 tahun kemudian dengan melindungi penyu sisik berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No. 771/kpts/-11/1996. Dengan dikeluarkannya peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.7 Tahun 1999 tentang pengawetan jenis Tumbuhan dan Satwa, semua penyu termasuk penyu hijau  statusnya dilindungi. Pada  tahun yang sama juga dikeluarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 8 Tahun 1999 tentang pemanfaatan jenis Tumbuhan dan Satwa. 

Perlindungan Secara Internasional

C I T E S
Secara internasional perdagangan semua jenis penyu diatur dalam konvensi CITES (Convention on International Trade of Endangered Species of Flora and Fauna) dimana penyu masuk adalam Appendix I CITES yang berarti perdagangan secara internasional adalah dilarang.

​MOU IOSEA
​Secara regional telah disepakati dalam bentuk sebuah MoU yang dikenal dengan IOSEA MoU. Indian Ocean – South East Asian Marine Turtle Memorandum of Understanding (IOSEA MoU) ini adalah sebuah kesepakatan antar negara-negara dengan tujuan untuk melakukan perlindungan, pengawetan, meningkatkan dan menyelamatkan habitat penyu di kawasan samudera Hindia dan Asia Tenggara, bekerjasama dalam kemitraan dengan berbagai pelaku dan organisasi.

APA ITU PENANGKARAN

Kata “penangkaran” sendiri merupakan padanan kata untuk kata asing  Captive 
Breeding yang secara singkat dapat diartikan sebagai upaya pengembangbiakan satwa di 
dalam atau di luar habitat aslinya.
Penangkaran adalah upaya perbanyakan melalui pengembangbiakan dan pembesaran 
satwa liar dengan tetap mempertahankan kemurnian jenisnya. Penangkaran satwa liar 
berbentuk.Jadi  Penangkaran adalah upaya perbanyakan melalui pengembangbiakan dan pembesaran satwa liar dengan tetap mempertahankan kemurnian jenisnya. Penangkaran satwa liar berbentuk.

Beberapa lembaga swadaya masyarakat internasional yang ikut serta dalam konservasi penyu, yakni Union for conservation of nature and natural resouces (IUCN). 
Berikut ini sembilan kategori kelestarian penyu berdasarkan tingkat keterancamannya:

1. Punah : suatu jenis dikatakan punah jika dengan tidak ada keraguan lagi bahwa individu terakhir telah mati. 

2. Punah di alam (extinct in the wild) : suatu jenis dikatakan punah di Alam jika kebanyakan dari mereka di bawa ke penangkaran hingga tidak ada lagi di Alam 

3. Kritis (critically endangered) : Jenis penyu yang menghadapi resiko kepunahan yang tinggi di Alam 

4. Genting (endangered) :Jenis penyu yang belum termasuk kategori kritis namun menghadapi resiko kepunahan sangat tinggi di Alam dalam waktu yang dekat. 

5. Rentan (vulnerable) :Jenis penyu yang menghadapi resiko kepunahan sangat tinggi di Alam. 

6. Keberadaanya tergantung aksi konservasi : Jenis yang merupakan fokus program konservasi jenis atau habitat yang berakibat langsung pada kelestariannya. 

7. Resiko rendah, yaitu jenis yang di kategorikan tidak terancam punah. Kategori ini dapat di bedakan menjadi 3, yaitu : 
- Jenis yang nyaris memenuhi syarat menjadi kategori yang terancam punah 
- Jenis yang tidak begitu menjadi perhatian.
- Jenis yang jumlahnya besar dan memiliki peluang yang sangat kecil untuk punah di masa depan. 

8. Kurang data :Jenis ini termasuk kedalam kelompok tidak terancam punah. 

9. Tidak dievaluasi : Jenis yang tidak dievaluasi seperti kriteria diatas. 

PERDAGANGAN PENYU LIAR



Perdagangan penyu di Bali telah mendapat perhatian dunia internasional.Tahun 1990-an, beberapa lembaga internasional seperti greenpeace mempublikasikan bahwa telah terjadi perdagangan dan pembantaian ribuan penyu per tahunnya di Bali. 
Semua jenis penyu laut di indonesia telah dilindungi berdasarkan peraturan pemerintah nomer 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa. Ini berarti segala bentuk perdagangan penyu baik dalam keadaan hidup maupun mati dilarang, seperti yang telah dijelaskan dalam undang undang no 5 tahun 1990 tentang konservasi SDA hayati dan Ekosistemnya. Pemanfaatan jenis satwa dilindungi hanya diperbolehkan untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan dan penyelamatan jenis satwa yang bersangkutan. Berdasarkan ketentuan CITES(Conservation on Internasional Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna ). 

Perdagangan Penyu di Bali

Pada tahun 2001 ini profauna indonesia kembali melakukan investigasi terhadap perdagangan penyu bali. Investigasi ini didukung oleh Humane Society International ini dilakukan pada bulan februari-mei 2001. 

Tanjung benoa adalah pusat perdagangan penyu di Bali. Di Tanjung Benoa inilah tempat masuknya kapal kapal yang membawa penyu. 
Dari investigasi profauna Indonesia ini membuktikan bahwa perdagangan penyu di Bali masih berlangsung, walaupun jumlahnya telah menurun. Perdagangan penyu tidak terjadi lagi secara terbuka seperti yang terjadi sebelum tahun 2000. Kini tempat tempat penampungan penyu yang dulunya sudah membebaskan para turis asing untuk melihat para penyu tersebut, sekarang sudah tidak lagi diizinkan. 

Asal Penyu

Pantai tempat pendaratan penyu di Bali sudah jauh berkurang, hanya tersisa sedikit di beberapa tempat seperti pantai perancak dan penyaringan. 
Untuk memenuhi kebutuhan penyu yang amat tinggi, para penangkap penyu berlayar sampai Jawa, Sulawesi, dan flores untuk mencari penyu. Alasan itulah yang menyebabkan kenapa perdagangan penyu di Bali menjadi ancaman yang serius bagi kelestarian penyu di alam. Seorang anggota profauna Indonesia yang berkunjung ke pulau kukusan, Flrores melaporkan bahwa di pulau tersebut ada penampungan sementara penyu penyu tersebut milik Haji 
Mustajid. Setelah terkumpul banyak, penyu tersebut langsung dikirim ke bali. 

Dukungan Internasional dan ancaman dunia pariwisata 

Perdagangan penyu di Bali menjadi perhatian dunia internasional. Bukan saja karena bali menjadi pusat perdagangan penyu di bali tetapi juga tujuan utama wisata Indonesia.Profauna Indonesia bersama humane society International, aktif melakukan kampanye untuk melindungi dan juga melestarikan penyu ini agar terjaga keberadaannya. 
Ancaman datang dari dunia pariwisata karena dapat mengakibatkan kecilnya pendapatan melalui bidang pariwisata, dan juga dapat menurunkan ketertarikan turis asing yang ingin berkunjung ke Bali. 



Sumber video: https://www.youtube.com/watch?v=endmLnC33dQ
Sumber artikel: http://www.profauna.org/content/id/perdagangan_penyu_di_bali.html
Sumber foto:http://www.mongabay.co.id/wp-content/uploads/2017/03/penyelundupan-2-penyu-aru-kkp.jpg

APA ITU PENYU


Penyu adalah kura kura laut yang ditemukan di semua samudra di dunia. Menurut data para ilmuwan, penyu sudah ada sejak akhir zaman purba (145 - 208 juta tahun yang lalu) atau seusia dengan dinosaurus. Pada masa itu archelon, yang berukuran panjang badan enam meter, dan cimochelys telah berenang di laut purba seperti penyu masa kini.
Penyu memiliki sepasang tungkai depan yang berupa kaki unuk mendayung unuk memudahkan berenang di dalam air. Kelompok hewan verebrata ini tetap harus sesekali ke permukaan air untuk mengambil nafas.Penyu pada umumnya bermigrasi dengan jarak yang cukup jauh dengan waktu yang tidak terlalu lama. Jarak 3.000 kilometer  dapat ditempuh 58 - 73 hari.


Masa bertelur

Penyu mengalami siklus bertelur yang beragam, dari 2 - 8 tahun sekali . Sementara  Penyu jantan menghabiskan seluruh hidupnya  di laut. Pada saat mendarat untuk bertelur, gangguan berupa cahaya ataupun suara membuat penyu mengurungkan niatnya untuk bertelur.Penyu menggunakan magnetis bumi sebagai bantuan untuk kembali ke laut saat masih menjadi tukik, dan kembali saat sudah dewasa  untuk bertelur. 
 Penyu yang menetas di perairan pantai indonesia juga ada yang ditemukan sekitar kepulauan hawai . Penyu diketahui tidak setia pada tempat kelahirannya.  
Dari ratusan butir telur yang dihasilkan oleh seekor penyu hanya belasan tukik yang berhasil ke laut dan tumbuh dewasa.Itu dikarenakan faktor perburuan oleh manusia dan pemangsa alami seperti kepiting , burung dan juga ikan ikan besar lainnya.

Di tempat tempat  yang populer sebagai tempat penyu penyu menetaskan telurnya sekarang sudah dibangun menjadi stasiun penetasan untuk membantu penetasan telur telur penyu tersebut. 
Stasiun stasiun tersebut difungsikan untuk membantu meningkatkan tingkat kelulushidupan ( survival). 

Jenis penyu 

Di dunia saat ini hanya ada tujuh jenis penyu yang masih bertahan, yaitu:

Isu konservasi


Dalam laporan concervation international mengenai usaha pelestarian penyu disebutkan , banyaknya penyu belimbing turun dari sekitar 115.000 ekor betina  dewasa menjadi  kurang dari 3.000 ekor  sejak tahun 1982.Selain itu, 5 spesies penyu juga berisiko punah,meski  tidak dalam waktu yang singkat.
Di samping penyu belimbing , penyu kemp's ridley dan penyu sisik juga diklasifikasikan sebagai penyu yang terancam punah oleh THE WORD CONSERVATIONS UNION ( IUCN ).
Sebagaian orang menganggap tempurung penyu cocok unuk dijadikan sebagai cendramata dan dagingnya cocok untuk dijadikan sate. karena hal tersebut penyu dijadikan bulan bulanan , ditangkap , disantap,tergusur dari pantai , dan telurnya diambil.Meski sudah ada ada peraturan pemerintah no 7ahun 1999, perburuan terhadap hewan yg berjalan lamban terus terjadi.Untuk mencegah hal ini , beberapa negara ini telah melindungi tempa bertelurnya penyu.Salah satunya adalah di jamursba medi , yang terletak di pantai utara irian. Pantai itu baru ditetapkan sebagai wilayah konservasi.




Sumber foto : http://indonesianew.com/wp-content/uploads/2016/11/penyu-800-turtlehospital-620x330.jpg

Sumber artikel : https://id.wikipedia.org/wiki/Penyu

Sumber  video :https://www.youtube.com/watch?v=UkO16jC0S4w 



TDC 8

TDC 8
TDC 8

Label

  • ARTIKEL